Dunia yang tambah kacau

sh_v08_illust04.jpg

Ulangan, salah satu penyebab kacaunya dunia.

Ya, sepertinya dunia yang abstrak ini tambah kacau saja.

Mengapa saya bilang begitu?

Jawabannya sudah jelas bukan?

Korupsi merajalela, global warming mengancam dunia,  narkoba & free sex menghancurkan harapan bangsa…

Nah, lucunya lagi apa yang orang-orang  sebut sebagai “pendidik bangsa” justru malah menghancurkan bangsa…

Menghancurkan harga diri mereka dengan…
nilai yang buruk…

Menghancurkan moral mereka dengan…
membuat mereka terpaksa menyontek…

Menghancurkan kewarasan mereka dengan…
rentetan tugas dan ulangan yang membuat mereka ingin menangis…

Menghancurkan masa depan mereka dengan…
beberapa huruf singkat “TIDAK LULUS”

Menghancurkan kreatifitas mereka dengan…
kurikulum yang bersifat kanan…

Atau begitulah menurut pikiranku…

Sumpah, ini adalah salah satu bentuk kekecewaanku atas sikap kurang siap guru-guru untuk mengajar anak-anak berbakat, sehingga terlanjur mengekang kebebasan mereka dalam berkreasi, seperti yang mereka lakukan kepada Einstein, Thomas Alfa Edison, aku, dan banyak orang jenius lainnya…

Sekian…

Iklan

29 responses to “Dunia yang tambah kacau

  1. PERTAMAX!

    Semoga guru-guru semacam itu membaca tulisan ini…

  2. Magister of Chaos

    Sebelumnya…. PETROMAX PERTAMAX PERTAMINAX!

  3. Selalu saja begitu…

  4. Begitulah, karena segala sesuatu dinilai dengan nilai angka dan ranking saja, tanpa melihat proses-nya. Hanya output 😦

    OOT: Jadi teringat kakak kelas yang bodoh bin geblek bin tolol yang bilang contekan itu penting pas tes Bahasa Jepang

  5. Salahkan segerombolan biadab dengan ngejarkom pas ulum!

  6. @streetpunk
    amin…

    @MoC
    YA… gagal pertamax lo 😆

    @Cynanthia
    Kalau dipikir-pikir input saya jelek loh…

    @Lockon
    memang generasi hancur ya…

  7. Ketika hanya nilai yang dijadikan patokan, maka proses akan terlupakan dan yang diutamakan adalah hasil. 😐

    OOT juga:

    OOT: Jadi teringat kakak kelas yang bodoh bin geblek bin tolol yang bilang contekan itu penting pas tes Bahasa Jepang

    Hahaha. 😛 Disini juga. Bedanya kalau disini bukan kakak kelas.

  8. Menghancurkan kreatifitas mereka dengan…
    kurikulum yang bersifat kanan…

    Maksudnya kiri kali? Kan kurikulum Endonesa tu buat otak kiri doang. 😕

    bosen euy…

  9. Nah generasi lu kayaknya udah ketularan generasi gw..

    eh, mau mempromosikan:

    *Februari cuti kopdar, ada kerjaan*

    *Menawarkan kopdar di event yang dibikin ekskul di bulan Maret*

  10. @Xaliber
    Benar, sampai-sampai saya yang tidak pedulia akan hasil saja jadi dipaksa peduli…

    @Lockon
    Maksudnya mo Kopdar di Shinobi?

  11. @Lemon
    maksudnya kanan itu, politik sayap kanan…

  12. [seriyuz mode : off]
    Wah, aku pertamax! Aku pertamax! Ternyata aku lebih cepat 8 menit *jingkrak-jingkrak*

    [seriyuz mode : on]
    Kalau melihat kondisi pendidikan belakangan ini, bangsa kita lebih mementingkan nilai-nilai akademis ketimbang yang lainnya. Mereka menganggap prestasi belajar adalah segala-galanya untuk menentukan kesuksesan manusia. Hal tersebut terjadi mungkin karena pandangan masyarakat Indonesia bahwa bangsa kita tidak lebih pintar dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain sehingga berusaha sedemikian rupa untuk mengejar ketertinggalan. Padahal kalo dipikir-pikir banyak cara supaya sukses, misalnya kalo pandai main bola kaki, kembangkan, sukses dan menghasilkan uang. Juga kalau pandai bermusik, kembangkan, sukses, dan juga menghasilkan $$. Jadi intinya, banyak jalan menuju kesuksesan
    .
    .
    .
    Tapi bagi yang masih sekolah, tetaplah berusaha sebaik-baiknya agar dapat peluang yang lebih baik. Maksud komen saya adalah kalo misalnya udah lulus sekolah bukalah mata dan cermatilah terhadap segala kesempatan yang ada karena kadang-kadang kita nggak tau kalo ternyata peluang udah di depan mata. Jangan terpaku pada satu hal.

    O iya, salam kenal ya (tadi lupa karena sibuk balapan pertamax)

  13. HARUHIIIIIIIIII!!!! *histeris*

    Baidwei, kok strukturnya lebih ke puisi ketimbang prosa yah? 😕

    Baidewei, kadang anak berbakat dan jenius ga perlu pendidikan formal. 😉

  14. @rozenesia
    Setuju banget… 😆

  15. Seleksi alam itu namanya… seleksi intelegensia…

  16. Sorry dobel:

    OOT: Jadi teringat kakak kelas yang bodoh bin geblek bin tolol yang bilang contekan itu penting pas tes Bahasa Jepang

    Bagaimana bila si subjek mengerjakan just for fun? Dan saat ujian kelas 2 dia ga nyontek apa2?(karena masuk rapot, si tes pertama tuh ngerjain soal kelas satu untuk iseng)

  17. @streetpunk
    Setiap komen anda masuk akismet tuh…
    btw, salam kenal juga… 😀

  18. pendidikan angka yang dikejar

  19. masih mentok di kurikulum 😀

  20. benar!!!!!
    ujian harus dihapuskan dari muka bumi!!
    beserta para penguji dan pengawasnya!!!!
    👿 👿

    *buka bahan kuliah ujian senin nanti*

  21. jadi kalo mau nyalahin, nyalahin sapa?guru,kurikulum,atau para ahli g becus yang ngebikin kurikulum itu?

    karena itu, mari kita boykot sekolah.menuntut:
    1. guru yang lebih kompeten dan lebih berpengalaman.
    2. para ahli tai itu mengganti sistim kurikulum sekarang dengan yang lebih baik(emang ada yang lebih baik???)
    3. para ahli yang ngebikin kurikulum dibubarin/diganti.

    comment ini jangan terlalu dipikirin.
    semua hanya dummy belaka.hehehe

  22. @almascatie
    memang…

    @caplang
    menyedihkan ya…

    @Sare
    Yey… Setuju…

    @zelgadien
    😀

  23. UJIAN NASIONAL IS REALLY SUCK!!!
    lam kenal yaks…

  24. @maxbreaker
    Salam kenal juga 😀

  25. Emm menurut ku Ujian akhir Nasional itu mestinya di tiadain aja,.. belajar selama tiga taun lulus atau tdk lulus nya hanya di tentuin beberapa hari aja,.. dan itu pun ga semua pelajaran,.. klo menurut ku harusnya tiap minggu atau tiap bulan musti di adain review belajar,.. ga cuman pas menjelang akhir aja sekolah aja,.. salam kenal ya,..^^x

  26. Protes ngga bisa ya?
    Demo demo..( jangan demo panci tapi)

  27. @Wida
    Salam kenal 😀

    @rumahkayubekas
    Demo vacuum cleaner boleh? 😆

    @Lockon
    Nanti guru2 SMAN 3 jadi lebih setan 😆

  28. jangan nyerah yah… Karna semangat juga modal untuk suksess.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s