Saya menemukan ini di sebuah buku harian.
Silakan baca dan renungi…
Tidak ada yang mencintaiku…
Orang tuaku mencintaiku karena memang itu kewajiban mereka, malah mungkin mereka hanya berpura-pura mencintaiku…
Sahabatku mencintaiku karena mereka ingin memanfaatkanku, bilqa aku sudah tidak berguna lagi, mereka akan membuangku.
Lalu siapakah yang mencintaiku?
Tuhankah?
Ya, ia mencintai seluruh makhlukNYA.
Lalu apakah aku mencintaiNYA?
Aku mencintainya tentu saja.
Apakah benar?
Lalu mengapa perilakuku tidak mencerminkan hal itu?
Ia mencintai seluruh makhlukNYA, terutama Manusia.
Tetapi berapa banyak sih manusia yang mencintai tuhannya melebihi segala yang ada di dunia ini?
Mungkin tidak akan sampai setengahnya.
Lalu bila aku tidak mencintaiNYA, siapa lagi yang patut aku cintai?
Di dunia yang penuh akan kepura-puraan ini?
Pantaslah bagiku untuk tidak dicintai…
Karena tidak ada yang benar-benar kucintai…
Intinya?
Silakan renungkan sendiri…
12 tanggapan so far ↓
danalingga // September 23, 2007 pada 5:55 am
membuat saya berpikira, apakah saya benar benar mencinta?
extremusmilitis // September 23, 2007 pada 6:33 am
siggghhh…jadi pengen sedih
alex // September 23, 2007 pada 9:44 pm
Aku sukanya dua baris terakhir ini:
Kalo yang diatasnya itu butuh perenungan dalam memang
abeeayang // September 24, 2007 pada 12:51 am
*mikir*
trus slama ini yang ku cintai dan mencintaiku siapa?
caplang™ // September 24, 2007 pada 2:07 am
*ketik sms*
ay lop yuu
*kirim sms*
yarza // September 25, 2007 pada 8:37 am
@danalingga
pasti, (mungkin)
@extremusmilitis
*memberi saputangan*
@alex
Karena itu cintailah orang lain
@abeeayang
Hanya anda yang punya jawabannya
@caplang™
semoga berbahagia
:
SOLDIER 1st class // Oktober 4, 2007 pada 6:29 am
hoo… you learn to be a sentimental brat aren’t you
yarza // Oktober 15, 2007 pada 5:28 am
yeah, everyone has a sentimental side.
endjivanhouten // Oktober 19, 2007 pada 1:59 am
perlu perenungan memang,
perenungan panjang.
Tuhan begitu mencintai makhluknya y?
saia sering bertanya,
apa sih alasan Tuhan menciptakan makhluk,
sekarang sedikit terkuak alasan itu..
Tuhan butuh sesuatu untuk dicintai.
semoga Tuhanku mencintaiku.
semoga..
rumahkayubekas // Januari 14, 2008 pada 10:27 am
Eh koq buka- buka buku harian orang sih?
Ato buku harian sendiri?
yarza // Januari 16, 2008 pada 5:47 am
@endjivanhouten
semoga…
@rumahkayubekas
Nemunya di loteng kok…
zelgadien // Januari 24, 2008 pada 6:56 am
Hiks….hiks…….. T_T
aku sediiiii……h
(Ice_Champ says : JANGAN CENGENG…..!!!!!)