Ya, mungkin agak terlambat tapi mau bagaimana lagi…
Saya akhirnya mendapatkan hasil sebuah tes yang sangat saya tunggu-tunggu, ketika saya melihatnya, saya langsung terdiam…
Ya… bagaimana ini? Apakah isi surat itu? Itu adalah surat pengunguman tes akselerasi SMAN 3 Bandung.
Saya sebagai siswa baru kelas 1(kelas X), ikut mendaftarkan diri untuk sebuah program percepatan yang dapat membuat siswanya lulus SMA dalam waktu 2 tahun saja.
Saya pribadi benci sekali dengan yang namanya program akselerasi itu, tetapi teman saya yang ikut mendaftarkan diri mengkompori saya untuk mengikutinya. (dia sih inginnya karena kecengannya juga mendaftar, lagipula dia akan mendapatkan Wii bila dia diterima).
Kembali ke topik semula, ternyata saya diterima di program akselerasi tersebut…
Bagaimana dengan teman saya itu? Kecengannya diterima, dia dapat Wii, tetapi dia tidak diterima…
Begitulah, sekarang aku terjebak dengan embel-embel “anak aksel”, Kebingungan aku pun memutuskan untuk mengundurkan diri.
Terlambat, seluruh keluargaku terlanjur senang dan memaksaku unutk mengikuti program yang akan mengurangi jatah umur remajaku itu. Di lain pihak, seseorang mengkomporiku untuk keluar dari program tersebut.
Akhirnya aku…
KE-BI-NGU-NGAN
Di satu sisi, aku tidak keberatan mengikuti program aksel tersebut, orang tua juga senang, cepet kawin/nikah, tetapi aku kehilangan salah satu momen hidup yang akan sangat terkenang seumur hidup.
Di sisi lain, bila kau memang akan keluar dari program ini, aku tidak tahu harus mengatakan apa kepada orang tuaku…
Mereka benar-benar senang dan aku tidak bisa melukai hati mereka, lagipula bila akiu kembali ke kelas biasa, aku akan kembali ke kelasku yang pertama dan kelasku itu membenciku (dan aku juga benci mereka)
Bila aku berpikir terlalu lama, bisa-bisa aku tidak dapat kembali lagi ke reguler bagaimana ini
4 tanggapan so far ↓
alex // September 13, 2007 pada 1:55 pm
Eh? Program akselerasi?
Hehehehe… aku pernah juga disaranin ikut begituan, dari SD, SMP sampai kemudian di SMA. Tapi nggak dikasih keluarga…
Sayang juga. Coba kalo dikasi, kan masih muda begini mana tau jadi profesor
yarza // September 18, 2007 pada 5:28 am
Yah, mungkin juga
SOLDIER 1st class // Oktober 4, 2007 pada 6:23 am
Udah dapet kalimatnya kan?
yarza // Oktober 15, 2007 pada 5:27 am
dah, tapi di luar perkiraan